Geografi atsmosfer
Sifat-sifat Atmosfer:
1. Tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak dapat dirasakan
2. Dinamis dan elastis sehingga dapat mengembang dan menyusut serta dapat bergerak atau berpindah.
3. Transparan dalam beberapa bentuk radiasi.
4. Mempunyai massa, sehingga menimbulkan tekanan
Lapisan Atmosfer;
Mesosfer adalah lapisan udara ketiga, di mana suhu atmosfer akan berkurang dengan pertambahan ketinggian hingga ke lapisan keempat. Mesosfer terletak pada ketinggian antara 49 - 82 km dari permukaan bumi.Lapisan ini merupakan lapisan pelindung bumi dari jatuhan meteor atau benda-benda angkasa luar lainnya. Udara yang terdapat di sini akan mengakibatkan pergeseran berlaku dengan objek yang datang dari angkasa dan menghasilkan suhu yang tinggi. Kebanyakan meteor yang sampai ke bumi biasanya terbakar di lapisan ini. Lapisan mesosfer ini ditandai dengan penurunan suhu (temperatur) udara, rata-rata 0,4°C per seratus meter.
4. Termosfer
Termosfer adalah lapisan udara keempat, peralihan dari mesosfer ke termosfer dimulai pada ketinggian sekitar 82 km. Termosfer terletak pada ketinggian antara 82 - 800 km dari permukaan bumi. Lapisan termosfer ini disebut juga lapisan ionosfer. Lapisan ini merupakan tempat terjadinya ionisasi partikel-partikel yang dapat memberikan efek pada perambatan/refleksi gelombang radio, baik gelombang panjang maupun
pendek. Perubahan ini terjadi karena serapan radiasi sinar ultra ungu. Radiasi ini menyebabkan reaksi kimia sehingga membentuk lapisan bermuatan listrik yang dikenal dengan nama ionosfer, yang dapat
memantulkan gelombang radio. Sebelum munculnya era satelit, lapisan ini berguna untuk membantu memancarkan gelombang radio jarak jauh.
5. Eksosfer
Eksosfer adalah lapisan udara kelima, eksosfer terletak pada ketinggian antara 800 - 1000 km dari permukaan bumi. Pada lapisan ini merupakan tempat terjadinya gerakan atom-atom secara tidak beraturan. Lapisan ini merupakan lapisan paling panas dan molekul udara dapat meninggalkan atmosfer sampai ketinggian 3.150 km dari permukaan bumi. Lapisan ini sering disebut pula dengan ruang antar planet dan geostasioner. Lapisan ini sangat berbahaya, karena merupakan tempat terjadi kehancuran meteor
dari angkasa luar.
mau liat video aurora?klik di bawah ini:
http://id.berita.yahoo.com/video/tech-26345343/raw-video-aurora-borealis-as-seen-from-space-28255693.html
Gas
|
Simbol
|
Volume
|
|---|---|---|
N2
|
78.08
| |
O2
|
20.95
| |
Ar
|
0.93
| |
CO2
|
0.035
| |
Ne
|
0.0018
| |
CH4
|
0.00017
| |
He
|
0.0005
| |
H2
|
0.000009
| |
Xe
|
0.000004
|
- Karbondioksida digunakan untuk memproduksi Sodium Carbonat Na2CO3, sodium bikarbonat NaHC03 dan bahan kimia lainnya yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan manusia.
- Gas Karbondioksida bersifat tidak mudah terbakar dan dapat melokalisir panas, itu sebabnya digunakan sebagai pengisi tabung pemadam kebakaran.
- Gas Karbondioksida dibutuhkan dalam pernafasan dan fotosintesis tumbuhan.
- Dimanfaatkan untuk lampu neon Kota di malam hari
- Dapat dimanfaatkan untuk indikator tegangan tinggi
- Dimanfaatkan dalam dunia kedokteran, misalnya untuk membantu melihat hasil rontgen
CUACA DAN IKLIM
indikator:
1.Pengertian cuaca dan iklim
2. Unsur-unsur cuaca dan iklim
3. Penggolongan iklim
PENGERTIAN CUACA DAN IKLIM
Cuaca adalah keadaan udara pada suatu saat dan pada daerah tertentu (weather is a set of all phenomena accouring at a certain time and a certain region).
sedangkan iklim adalah keadaan rata-rata cuaca pada suatu daerah yang luas dan ditentukan berdasarkan perhitungan waktu yang lama.(Climate is commonly defined as the weather averaged over a long period of time and occurs in broad region)
UNSUR-UNSUR CUACA DAN IKLIM
1. Radiasi Matahari
faktor yang mempengaruhi penerimaan radiasi matahari di permukaan bumi adalah sebagai berikut:
a. Jarak antara matahari dan bumi
b. Panjang hari
c. Sudut datang sinar matahari
d. Pengaruh atmosfer bumi
2. Temperatur Udara
adalah tingkat derajat panas dan dingin udara pada tempat dan waktu tertentu. Temperatur udara suatu tempat di pengaruhi oleh: sudut datang sinar matahari, kondisi cuaca saat itu, lama penyinaran matahari, ketinggian tempat, dan letak lintang tempat tersebut di muka bumi.
3.Tekanan udara
adalah beratnya udara diatas satu satuan areal. Semakin tinggi temperatur udara di suatu tempat, maka tekanan udaranya semakin rendah.
4. Angin
adalah udara yang bergerak horizontal (sejajar dengan permukaan bumi).
5. Kelembaban udara
adalah banyaknya uap air yang terkandung di dalam udara.
Kelembaban udara ada dua macam yaitu:
a. Kelembaban udara Mutlak (absolut)
b. Kelembaban udara nisbi (relatif)
6. Curah Hujan
curah hujan adalah banyaknya air hujan atau kristal es yang jatuh ke permukaan bumi.
PENGGOLONGAN IKLIM
IKLIM MATAHARI
Perhitungan iklim matahari didasarkan pada banyaknya panas yangditerima bumi dari matahari.Banyaknya panas yang diterima permukaan bumi berbeda berdasarkangaris lintangnya. Berdasarkan kedudukan lintangnya, bumi dibagi menjadi5 kawasasn iklim yaitu:
IKLIM FISIK
Yaitu iklim yang dipengaruhi oleh keadaan fisik suatudaerah.terdapat pembagian iklim sebagai berikut:
a.Iklim continental atau iklim maritime
Yaitu iklim yang terjadi di daratan yang sangat luas, sehingga angin yang berpengaruh terhadap daerah tersebut adalah angin darat yang kering.
b.Angin Ugahari
Yaitu, iklim pada dataran tinggi dengan perbedaan temparatur siang danmalam yang sangat besar.
c.Iklim Pegunungan
Iklim ini terdapat di pegunungan. Di daerah-daerah pegunungan berudara sejuk dan sering turun hujan karena awan yang naik ke lereng-lereng pegunungan.
IKLIM KOPPEN
Vladimir Koppen adalah seorang Klimatolog asal Austria.Ia menggolongkan iklim dunia menjadi lima macam, yaitu:
a.Wilayah berikim tipe A (Iklim hujan tropic)
Ciri-ciri wilayah beriklim A ini adalah penguapan dan curah hujan tinggi, serta memiliki suhu rata-rata 200·C-280·C.
b.Wilayah beriklim tipe B atau iklim kering
Ciri-ciriwilayah ini adalah penguapan tinggi dengan hujan rendahatau sedikit. Wilayah ini terbagi atas tipe BS atau iklim stepa dan tipe BWatau iklim gurun.
c.Wilayah beriklim tipe C atau iklim sedang basah
Wilayah ini mengenal 4 jenis musim, yaitu dingin, semi, gugur,panas. Suhu udara diwilayah ini berkisar antara -30·C-80·C.
d.Wilayah beriklim tipe Datau iklim dingin basah
Wilayah beriklim ini merupakan iklim hutan salju dengan suhu rata-rata-30·-100·C.
e. Wilayah beriklim tipe E atau iklim kutub
Wilayah ini memiliki ciri tidak mengenal musim panas dengan terdapatnya salju abadi dan padang lumut.Wilayah ini tergolong atas tipe ET, yaitu iklim tundra dan tipe EF, yaituiklim kutub dengan es abadi
IKLIM F.JUNGHUHN
Junghuhn mengklasifikasikan daerah iklim di pulau Jawa secara verticalsesuai dengan kehidupan tumbuh-tumbuhan, yaitu sebagai berikut:
a.Daerah panas atau tropis
Tinggi tempat: 0-600 m di atas permukaan laut
Suhu: 26,3·C-22·CTanaman: padi, jagung, kopi, tembakau,tebu,karet,kelapa, coklat
b.Daerah sedang
Tinggi tempat: 600m-1500m di atas permukaan lautSuhu: 22·C-17,1·C Tanaman: padi, tembakau, teh, kopi, coklat, kina, dansayur-sayuran
c.Daerah sejuk
Tinggi tempat: 1500m-2500mSuhu: 17,1·C-11,1·C Tanaman: kopi, teh, kina, dan sayur-sayuran
d.Daerah dingin
Tinggi tempat: lebih dari 2500m di atas permukaan lautSuhu: 11,1·C-6,2·C Tanaman: tidak ada tanaman budidaya
IKLIM Menurut Schmidt Ferguson
Schmidt Ferguson menggolongkan iklim berdasarkan kepada banyakcurah hujan tiap-tiap bulan dengan membandingkan jumlah bulan keringdengan jumlah bulan basah dalam satu tahun
1)Bulan Kering (BK), yaitu curah hujan yang sampai ke permukaanbumi kurang dari 60 mm
2)Bulan basah (BB), yaitu curah hujan yang sampai ke permukaanbumi lebih dari 60 mm
ALAT-ALAT PENGUKUR CUACA DAN IKLIM
A. TERMOMETER
Termometer adalah alat untuk mengukur temperatur udara. termometer yang dapat mencacat sendiri disebut termograf dan hasil catatanya disebut termogram.
b.BAROMETER
Barometer adalah alat untuk mengukur tekanan udara. barometer yang dapat mencatat sendiri disebut barograf. hasil catatan barograf dinamakan barogram. dalam meterorologi, satuan yang digunakan untuk mengukur tekanan udara adalah milibar (mb).
C.ANEMOMETER
Anemometer yaitu alat yang digunakan untuk mengukur arah dan kecepatan angin.










