Command and Prohibition

Command and Prohibition
1. Command
“clean the floor first!”
“read the text loudly.”
The part of the dialogue above is used to give command and someone.
Here is the further explanation.
Examples :
·     Put the book on my desk!
·     Bring the pens!
·     Open the window!
·     Be carefull, please.
·     Cloud you please give me the report?
·     Come here, please!
2. Prohibition
Don’t
Vert 1
Noun
Adverb{optimal}
Don’t
touch
The teapot!
Don’t
leave
The house
Before I come!
Don’t
Pick up
The flowers
In the park!
Don’t
Be
Adjective
 Don’t
Be
Angry!
Don’t
Be
Sad!
No
Verb{ing}
No
Smoking!
No
Littering!
No
Trespassing!
When you want to ask someone not to do something, you can use those expressions.
Example :
Don’t come late!
Don’t be lazy!
Don’t use those shoes!
Sir, madam, please don’t bring any animals!
Sir, madam, could  you please don’t enter that room?
I’m really sorry, but don’t  step on the grass!

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

jenis-jenis batuan

JENIS - JENIS BATUAN, CIRI - CIRI DAN PROSES TERBENTUKNYA

Setiap batuan memiliki sifat dan ciri khusus. Sifat batuan tersebut meliputi bentuk, warna, kekerasan, kasar atau halus, dan mengilap atau tidaknya permukaan batuan. Hal ini
disebabkan bahan-bahan yang terkandung dalam batuan berbeda-beda. Ada batuan yang mengandung zat besi, nikel, tembaga, emas, belerang, platina, atau bahan-bahan lain. Bahan-bahan seperti itu disebut mineral. Tiap jenis batuan mempunyai kandungan mineral yang berbeda. Berdasarkan proses terbentuknya, terdapat tiga jenis batuan yang menyusun lapisan kerak bumi. Tiga jenis batuan tersebut yaitu batuan beku (batuan magma atau vulkanik), batuan endapan (batuan sedimen), dan batuan malihan (batuan metamorf).

a. Batuan Beku (Batuan Magma/Vulkanik)
Batuan beku adalah batuan yang terbentuk dari magma yang membeku. Magma merupakan benda cair yang sangat panas dan terdapat di perut bumi. Magma yang mencapai permukaan bumi disebut lava. Semula batuan beku berupa lelehan magma yang besar.
Jenis Batuan Beku, Ciri-Ciri, dan Proses Terbentuknya




b. Batuan Endapan (Batuan Sedimen)
Batuan endapan adalah batuan yang terbentuk dari endapan hasil pelapukan batuan. Batuan ini dapat pula terbentuk dari batuan yang terkikis atau dari endapan
sisa-sisa binatang dan tumbuhan.
Jenis Batuan endapan, Ciri-Ciri, dan Proses Terbentuknya










c. Batuan Malihan (Metamorf)
Batuan malihan (metamorf) berasal dari batuan sedimen yang mengalami
perubahan (metamorfosis). Batuan sedimen ini mengalami perubahan karena
mendapat panas dan tekanan dari dalam Bumi. Jika mendapat panas terusmenerus,
batuan ini akan berubah menjadi batuan malihan.
Jenis Batuan Malihan, Ciri-Ciri, dan Proses Terbentuknya





  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Alga Hijau-Biru (Cyanobacteria)

Alga Hijau-Biru (Cyanobacteria)

Alga ini disebut alga hijau-biru karena berwarna hijau kebiruan. Warna itu diakibatkan oleh warna klorofil dan pigmen biru (fikosianin). Alga hijau-biru banyak dijumpai di tempat-tempat lembab, misalnya di atas tanah, batu, tembok, sawah, parit,dan di laut. Jika mongering, koloni alga hijau-biru mengelupas seperti kerak. Alga hijau-biru biasanya hidup hidup di lingkungan yang sedikit asam hingga basa. Selain hidup bebas, alga hijau- biru juga ada yang hidup bersimbiosis mutualisme dengan organisme lain.
Alga hijau-biru dapat hidup di batuan di tempat organisme lain sulit hidup. Dengan adanya alga hijau-biru, terjadilah pelapukan batuan sehingga memungkinkan alga dan tumbuhan lain hidup. Itulah sebabnya alga h jau-biru dikatakan sebagai tumbuhan perintis.
Ciri-ciri alga hijau-biru
a. Prokariotik
Seperti halnya bakteri, alga ini tidak meiliki membran inti. Bahan inti terdapat pada suatu daerah di dalam sitoplasmanya. Jadi alga hijau-biru tergolong organisme prokariotik.
 b. Klorofil tidak dalam kloroplas dan memiliki fikosianin
Berbeda dengan bakteri lain, alga hijau-biru ini memiliki klorofil dan pigmen biru (fikosianin). Klorofil tidak terdapat dalam kloroplas, melainkan pada membran tilakoid. Oleh karena memiliki klorofil dan dapat berfotosintesis, maka alga ini dapat menghasilkan gula dan oksigen. Inilah sifat yang tidak dimilki oleh bakteri pada umumnya.
Pigmen fikosianin mengakibatkan warna hijau kebiruan. Beberapa dari alga ini ada juga yang berwarna coklat, hitam, kuning, meah, dan hijau. Warna merah disebabkan oleh pigmen fikoeritrin sedangkan warna kuning disebabkan oleh pigmen karoten.
Pada mumnya alga hijau-biru memilki kemampuan menambat nitrogen dari udara. Proses penambatan nitrogen ini dilakukan oleh sel khusus yang disebut heterosista .Heterorista dihasilkan oleh alga hijau-biru berbentuk benang. Ukuran heterosista lebih besar  dibandigkan sel di dekatnnya serta memilki dinding sel yang lebih tebal. Oleh karena kemampuannnya menambata nitrogen ini, alga hijau-biru dapat menyuburkan habitatnya atau menguntungkan organisme lain yang bersimbiosis dengannya.
Alga hijau-biru ada yang mampu menghasilkan racun (toksin). Racun yang dikeluarkan di perairan dapat mematikan organisme lain.

Struktur sel alga hijau-biru
Alga hijau-biru ada yang uniseluler, ada yang membentuk koloni, ada
pula yang berbentuk benang. Contoh alga yang uniseluler adalah
chroococcus dan Anacystis ; yang membentuk koloni adalah
Merismopedia, Nostoc, dan Microcystis ; serta yang membentuk benang
(filament) misalnya Oscillatoria, Microcoleus, dan Anabaena.
Sel alga hijau-biru tersusun (dari luar ke dalam) sebagai berikut :
a. Selubung lendir
Terdapat di sebelah luar dinding sel. Seubung lender berugsi
mencegah sel dari kekeringan. Selain itu lender memudahkan sel
bergerak, Karena beberapa alga ini dapat bergerak dengan gerakan
osilasi (maju mundur). Belum dipastikan apa yang menyebabkan alga
ini bergerak.
b. Membran sel
Berfungsi mengatur keluar masuknya zat dari dan ke dalam sel.
Terdapat pelipatan membran sel kea rah dalam membentuk lamella
fotosinetik atau membran tilakoid. Pada membran tilakoid ini terdapat
klorofil. Jadi berbeda dengan sele ukariotik yang memilki klorofil di
dalam kloroplas, alga hijau-biru tidak memiliki kloroplas.
c. Sitoplasma
Merupakan koloid yang tersusun atas air, protein, lemak, gula,
mineral, enzim, ribosom, dan DNA. Di dalam sitoplasma inilah
berlangsung proses metabolisme sel.
d. Asam Inti atau Asam Nukleat (DNA)
DNA terdapat pada suatu lokasi di dalam sitoplasma, namun
tidak memiliki membrane inti. Karena itulah alga hijau-biru tidak
digolongkan ke dalam prokariotik.
e. Mesosom dan Ribosom
Ribosom merupakan organel untuk sintesis protein. Sedangkan
mesosom merupakan penonjolan membran sel ke arah dalam yang
berperan sebagai penghasil energi.

Reproduksi Alga hijau-biru
a. Pembelahan sel
Alga hijau-biru dapat bereproduksi dengan pembelahan biner, yaitu pembelahan sel secara langsung. Dengan pembelahan sel, baik sel tunggal (organisme uniseluler) maupun sel penyusun filamen (benang) akan bertambah banyak. Filamen akan bertambah panjang karena adanya pembelahan sel.
b. Fragmentasi
Fragmentasi dilakukan oleh alga hijau-biru berbentuk benang.
Dengan fragmentasi (pemenggalan), filament yang panjang akan
terputus menjadi dua atau lebih benang pendek yang disebut
hormogonium. Setiap hormogonium akan tumbuh menjadi filament
baru. Tempat pemutusan filament adalah sel mati yang terdapat di
antara sel penyusun filament.
c. Pembentukan Spora
Jika kondisi buruk, misalnya kuran air, di anara sel-sel alga
hijau-biru ada yang dapat membentuk sel endospora, seprti pada
bakteri. Dindignya menebal, Dan ukuran selnya membesar. Bentukan
ini disebut akinet, misalnya pada Nostoc. Spora tahan terhadap
lingkungan yang jelek. Jika kondisi lingkungan telah pulih, spora
tumbuh  menjadi alga yang baru.

Contoh Alga Hijau-Biru
1. Chroococcus
Chroococcus_limneticus
Bersel satu (uniseluler)bhidup di dasar kolam atau tembok yang
basah. Tubuhnya diselubungi lender. Bereproduksi dengan
pembelahan biner. Sering terdapat sel yang begandengan dua atau
empat. Sel tersebut merupakan sel yang yang gagal berpisah dengan
sel lain.
2. Gleocapsa
Gloeocapsa_02PM01_12
Bersel satu (uniseluler) yang hidup di permukaan batu yang
basah sehigga menyebabkan batu licin. Gleocapsa memilki selubung lender seperti chroococcus.
3. Polycistys
Alga ini tersusun atas sel-sel berbentuk bola yang bergerombol
seperti anggur.
4. Oscillatoria
Oscillatoria
Berbentuk benang (filament), yang tersusun atas sel-sel yang pipih dan rapat. Sel tidak diselubungi lendir. Dapat bergerak maju dan mndur yan disebut gerak osilasi. Belum diketahui penyebab alga ini bergerak. Diantara sel-sel yang pipih terdapat sel yang mati. Adanya sel yang mati menyebabkan filamen terputus menjadi beberapa hormogonium. Jika sel ini putus, maka terbetuklah hormogonium yang akan tumbuh menjadi Oscillatoria baru.
5. Nostoc
Nostoc_Key20
Tubuh Nostoc tersusun atas sel-sel yang berbentuk bola. Hidup di bebatuan atau  di tanah yang lembab. Nostoc menyebabkan permukaan bebatuan licin karena adanya selubung lender kekuninan atau kecoklatan yang membungkus selnya. Di anttara sel-sel berbentuk bola itu terdapat sel yang tidak aktif karena sel tersebut mengalami dormansi (tidur). Di dalam sel tersebt tersebut terkandung spora. Ukurannya agak lebih besar dari sel-sel berbentuk bola sel ini di sebut akinet. Apabila spora telah masak akan tumbuh filamen baru.
6. Anabaena
anabae03
Seperti halnya Nostoc, Anabaena tersusun atas sel-sel berbentuk bola. Perbedaannya, disampjng memiliki akinet, juga memilki heterosista. Heterosista adalah penambat nitrogen.

Peranan Alga Hijau-Biru bagi manusia
Alga hijau-biru ada yang bersifat menguntungkan, ada pula yang merugikan
 Alga hijau-biru yang merugikan
Telah diuraikan bahwa alga hijau biru yang hidup di air ada yang mengeluarkan racun. Racun yang terlarut dalam air dapat meracuni organisme yang meminumnya. Contohnya di Australia banyak biri-biri yang mati setelah minum air telaga. Ini merupakan sifat merugikan alga hijau biru.
Sifat merugikan lainnya adalah alga ini dapat tumbuh di tembok dan batu, sehingga tembok akan mudah lapuk. Demikian pula bangunan candi dari batu yang banyak terdapat di Indonesia banyak yang terancam menjadi lapuk karena alga.
Alga hijau-biru yang menguntungkan
1) Pengikat Nitrogen bebas
Nostoc, gleocapsa, dan Anabaena merupakan alga hijau-biru yang dapat menangkap nitrogen Nitrogen dari udara . Kemampuan menangkap Nitrogen ini disebut pula sebagai kemampuan melakukan fiksasi nitrogen. Anabaena azollae dapat bersimbiosis dengan tumbuhan Azolla pinnata, yaitu tumbuhan yang banyakdijumpai di sawah dan mengapung di atas air. Alga hijau-biru itu melakukan fiksasi nitrogen (N2) dari udara dan mengubahnya menjadi ammonia.Hal demikian menguntungkan petani. Azolla pinnata dapat dijadikan pupuk hijau yang mengandung nitrogen.

2) Sebagai bahan makanan
Ada pula alga hijau-biru yang dapat dijadikan makanan karena mengandung protein yang cukup tingg. Misalnnya alga hijau-biru yang tubuhnya berbentuk spiral dan disebut Arthrospira. Alga ini terkenal dengan nama dagangnya, yaitu spirulina. Para pakar telah berhasil membudidayakan alga ini unuk dipanen proteinnya. Di masa depan ada kemungkinan alga ini dapat dikembangbiakkan dalam jumlah besar untuk menghasilkan protein bagi kebutuhan umat manusia.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Pengertian Software (perangkat lunak) Komputer

Pengertian Software (perangkat lunak) Komputer

Dalam dunia teknologi informasi kita sering mendengar kata software. Sebenarnya apa sih software itu? Ada yang mengatakan bahwa tanpa software, maka suatu komputer tidak dapat digunakan atau dioperasikan. Untuk mengetahui definisi atau pengertian dari software silahkan simak sedikit penjelasannya di bawah ini.

Pengertian Software

Nama lain dari Software adalah perangkat lunak. Karena disebut juga sebagai perangkat lunak, maka sifatnya pun berbeda dengan hardware atau perangkat keras, jika perangkat keras adalah komponen yang nyata yang dapat diliat dan disentuh oleh secara langsung manusia, maka software atau Perangkat lunak tidak dapat disentuh dan dilihat secara fisik, software memang tidak tampak secara fisik dan tidak berwujud benda namun  bisa untuk dioperasikan.
Pengertian Software komputer adalah sekumpulan data elektronik yang disimpan dan diatur oleh komputer, data elektronik yang disimpan oleh komputer itu dapat berupa program atau instruksi yang akan menjalankan suatu perintah. Melalui sofware atau perangkat lunak inilah suatu komputer dapat menjalankan suatu perintah
Pengertian Software (perangkat lunak) Komputer

Jenis-jenis Software atau Perangkat Lunak

Software atau perangkat lunak komputer berdasarkan distribusinya dibedakan menjadi beberapa macam, yaitu software berbayar, software gratis atau free ( Freeware, free software, shareware, adware) .

Software berbayar

Software berbayar merupakan perangkat lunak yang didistribusikan untuk tujuan komersil, setiap pengguna yang ingin menggunakan atau mendapatkan software tersebut dengan cara membeli atau membayar pada pihak yang mendistribusikannya. pengguna yang menggunakan software berbayar umumnya tidak diijinkan untuk menyebarluaskan software tersebut secara bebas tanpa ijin ada penerbitnya. contoh software berbayar ini misalnya adalah sistem microsoft windows, microsoft office, adobe photo shop, dan lain-lain.

Freeware

Freeware atau perangkat lunak gratis adalah perangkat lunak komputer berhak cipta yang gratis digunakan tanpa batasan waktu, berbeda dari shareware yang mewajibkan penggunanya membayar (misalnya setelah jangka waktu percobaan tertentu atau untuk memperoleh fungsi tambahan). Para pengembang perangkat gratis seringkali membuat perangkat gratis freeware “untuk disumbangkan kepada komunitas”, namun juga tetap ingin mempertahankan hak mereka sebagai pengembang dan memiliki kontrol terhadap pengembangan selanjutnya. Freeware juga didefinisikan sebagai program apapun yang didistribusikan gratis, tanpa biaya tambahan. Sebuah contoh utama adalah suite browser dan mail client dan Mozilla News, juga didistribusikan di bawah GPL (Free Software).

Free Software

Free Software lebih mengarah kepada bebas penggunaan tetapi tidak harus gratis. Pada kenyataannya, namanya adalah karena bebas untuk mencoba perangkat lunak sumber terbuka (Open Source) dan di sanalah letak inti dari kebebasan: program-program di bawah GPL, sekali diperoleh dapat digunakan, disalin, dimodifikasi dan didistribusikan secara bebas. Jadi free software tidak mengarah kepada gratis pembelian tetapi penggunaan dan distribusi. Begitu keluar dari lisensi kita dapat menemukan berbagai cara untuk mendistribusikan perangkat lunak, termasuk freeware, shareware atau Adware. Klasifikasi ini mempengaruhi cara di mana program dipasarkan, dan independen dari lisensi perangkat lunak mana mereka berasal.
Perbedaan yang nyata antara Free Software dan Freeware. Konflik muncul dalam arti kata free dalam bahasa Inggris, yang berarti keduanya bebas dan gratis. Oleh karena itu, dan seperti yang disebutkan sebelumnya, Free Software tidak perlu bebas, sama seperti Freeware tidak harus gratis.

Shareware

Shareware juga bebas tetapi lebih dibatasi untuk waktu tertentu. Shareware adalah program terbatas didistribusikan baik sebagai demonstrasi atau versi evaluasi dengan fitur atau fungsi yang terbatas atau dengan menggunakan batas waktu yang ditetapkan (misalnya 30 hari) . Dengan demikian, memberikan pengguna kesempatan untuk menguji produk sebelum membeli dan kemudian membeli versi lengkap dari program. Sebuah contoh yang sangat jelas dari tipe ini adalah perangkat lunak antivirus, perusahaan-perusahaan ini biasanya memudahkan pelepasan produk evaluasi yang hanya berlaku untuk jumlah hari tertentu. Setelah melewati maksimum, program akan berhenti bekerja dan Anda perlu membeli produk jika Anda ingin tetap menggunakannya.
Kita juga dapat menemukan perangkat lunak bebas sepenuhnya, namun termasuk dalam program periklanan, distribusi jenis ini disebut Adware. Sebuah contoh yang jelas adalah program Messenger dari Microsoft yang memungkinkan penggunaan perangkat lunak bebas dalam pertukaran untuk masuk dengan cara iklan banner atau pop-up.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Pengertian dan Dalil Thaharah Fiqih


Pengertian dan Dalil Thaharah

Kata thaharah berasal dari bahasa Arab: الطهارة yang artinya menurut bahasa sama dengan النظافة yaitu bersih, kebersihan atau bersuci. Thaharah menurut istilah syariat Islam ialah suatu kegiatan bersuci dari hadats dan najis sehingga seseorang diperbolehkan untuk mengerjakan suatu ibadah yang dituntut harus dalam keadaan suci seperti shalat dan thawaf. Kegiatan bersuci dari hadats dapat dilakukan dengan berwudhu, tayammum dan mandi, sedangkan bersuci dari najis meliputi bersuci badan, pakaian dan tempat.
Dalil-dalil yang menganjurkan supaya kita menjaga kebersihan (bersuci) antara lain:
وثيابك فطهر والرجز فاهجر
Artinya:
“Dan bersihkanlah pakaianmu dan jauhilah perbuatan yang kotor (dosa)”. (Al-Muddatsir: 4 – 5)
ان الله يحب التوابين ويحب المتطهرين
Artinya:
“Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertaubat dan orang-orang yang menyucikan diri”. (Al-Baqarah: 222)
Pengertian dan Dalil Thaharah
Illustration from image google
الطهور شطر اٌلإيمان ـ رواه مسلم عن ابى سعيد الخدرى
“Kebersihan itu sebagian dari iman”. (HR. Muslim dari Abu Said al-Khudri)
Bagi seorang muslim yang ingin mengerjakan shalat ia wajib bersuci terlebih dahulu baik suci dari hadats maupun suci dari najis, karena bersuci merupakan syarat sah untuk mengerjakan shalat. Nabi Muhammad saw. bersabda:
لا يقبل الله صلاة بغير طهور ـ رواه مسلم
Artinya:
“Allah tidak akan menerima shalat yang tidak dengan bersuci”. (HR. Imam Muslim)
Alat-Alat Yang Dipergunakan Dalam Thaharah

Adapun alat-alat yang dipergunakan dalam bersuci terdiri dari dua macam yaitu air dan bukan air. Air yang dapat dipergunakan untuk bersuci terdiri dari tujuh macam, yaitu:
  1. Air hujan
  2. Air laut
  3. Air sungai
  4. Air sumur
  5. Air dari mata air
  6. Air salju (es)
  7. Air embun

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Pengertian Asam, Basa, dan Garam

Pengertian Asam, Basa, dan Garam

Asam, basa, dan garam penting sekali dalam kehidupan sehari-hari. Zat-zat ini tersebar luas di alam, industri, dan di rumah. Coba kalian sebutkan zat asam, basa, dan garam yang ada di sekitar kalian! Air susu yang rusak dapat menimbulkan asam laktat. Dalam aki kendaraan bermotor, kita jumpai asam sulfat. Basa banyak digunakan dalam sabun, pembersih lantai, dan pasta gigi. Garam yang dikenal adalah natrium klorida atau garam dapur. Garam ini terdapat dalam air laut dan dalam aliran darah kita.
Pada bab ini akan dibahas lebih lanjut mengenai asam, basa, dan garam. Setelah mempelajari bab ini, diharapkan kalian dapat mengelompokkan sifat larutan asam, basa, dan garam melalui alat dan indikator yang tepat. Di samping itu kalian dapat melakukan percobaan sederhana dengan bahan-bahan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.

 A. Mengenal Asam, Basa, dan Garam

Perhatikan makanan di sekeliling kalian. Tentunya dengan indra pengecap, kalian bisa merasakan rasa dari masing-masing makanan yang telah kalian makan. Manis, asin, asam, atau pahitkah?

1. ASAM

Gambar 3.1 Buah jeruk merupakan contoh suatu asam Sumber: Ensiklopedi Umum untuk Pelajar 1
Pernahkah kalian minum air jeruk? Rasanya masam bukan? Mengapa hal itu bisa terjadi? Karena dalam buah tersebut terkandung asam sitrat yang rasanya masam. Jika ditinjau dari segi rasa, maka asam adalah zat yang rasanya seperti rasa jeruk (Gambar 3.1) yaitu masam. Apakah untuk mendeteksi bahwa zat merupakan asam harus dicicipi dahulu? Jawaban yang tegas atas pertanyaan tersebut adalah tidak. Tidak semua asam boleh dicicipi, karena banyak asam yang berbahaya. Beberapa asam mempunyai sifat racun, seperti asam sianida (HCN) yang merupakan racun yang digunakan untuk mengeksekusi narapidana yang dijatuhi hukuman mati. Asam klorida merupakan asam kuat yang bersifat korosif, demikian pula asam sulfat, asam klorat, dan sebagainya.
Gambar 3.2 Svante August Arrhenius Sumber: www.corrvsion-doctors.org
Secara umum asam adalah zat yang dalam air melepaskan ion hidrogen (H+). Definisi ini dikemukakan oleh Arrhenius (Gambar 3.2), sehingga dikenal dengan asam Arrhenius. Asam yang telah kalian kenal dalam rumusnya selalu mengandung unsur hidrogen, tetapi ingat! Tidak semua zat yang mengandung hidrogen disebut asam.
Suatu asam dapat berupa zat padat, cairan, atau gas. Ada asam yang berbahaya karena bersifat racun dan korosif, tetapi ada juga asam yang sangat diperlukan bagi tubuh kita.
Mungkin di antara kalian pernah membersihkan mata dengan asam borat, atau menikmati bakso yang berkuah dengan asam cuka. Banyak zat pembangun tubuh kita yang dibentuk dari asam, seperti lemak yang dibentuk dari asam lemak serta protein yang terbentuk dari asam amino. Dalam lambung kita juga terdapat asam klorida yang berperan dalam pencernaan makanan. Dalam darah kita terkandung asam karbonat dan asam fosfat yang berperan pada pengangkutan makanan.
Sejak zaman purba, jauh sebelum ilmu kimia lahir, bangsa Sumeria di Mesopotamia sudah menggunakan asam nitrat (dulu disebut aqua fortis atau air kuat) untuk memisahkan emas dari perak. Perak dapat larut dalam asam nitrat, sedangkan emas tidak. Adapun pemahaman ilmiah tentang senyawa-senyawa asam dikembangkan oleh Antonie Laurent Lavoisier (1777) yang menerangkan bahwa semua asam mengandung unsur oksigen. Tetapi dugaan ini ternyata tidak seluruhnya benar, karena banyak asam yang tidak mengandung oksigen.

 2. Hujan Asam

Di zaman yang serba modem ini, pemakaian bahan bakar minyak bumi menyebabkan jumlah oksida di udara meningkat pesat, terutama gas C02, S02, S03, dan N02 sehingga menimbulkan berbagai pencemaran lingkungan seperti terjadinya hujan asam dan meningkatnya suhu permukaan bumi
Gambar 3.3 Asap yang dihasilkan industri
Sumber: Ensiklopedi Umum untuk Pelajar juga 3Sam nitrat Sebagai beriku
Pencemaran lingkungan dapat berasal dari asap pabrik industri (Gambar 3.3), asap kendaraan bermotor, dan lain-lain. Hujan asam tersebut dapat terjadi karena gas-gas tersebut dapat bereaksi dengan air menjadi
S02(g) + H20(l) H2S03(ag) (asam sulfit)
SO3{g) + H20(l) -» H2S04(aqr)(asam sulfat)
N02(g) + H20(l) -> HN03(a<7) (asam nitrat)
Ingat asam bersifat korosif, sehingga dapat merusak beberapa benda yang terkena air hujan yang bersifat asam tersebut, seperti logam dan bangunan yang mengandung kapur. Jika peralatan terutama yang berasal dari logam, seperti: motor, mobil, sepeda, terkena air hujan sebaiknya segera dibersihkan atau dicuci kembali dengan air biasa.

3. Basa

Basa merupakan pasangan dari asam. Minuman soda gembira, pasta gigi, dan sabun merupakan contoh senyawa basa. Sifat basa berlawanan dengan sifat asam. Jika asam merupakan zat yang dapat melepaskan ion H+, maka basa merupakan zat yang dapat melepaskan ion OH-dalam air. Definisi inipun merupakan definisi yang dikemukakan oleh Arrhenius. Ion H+ yang berasal dari asam bertemu dengan ion OH’ yang berasal dari basa, maka segera terjadi reaksi kimia antara kedua ion yang berlawanan tersebut menjadi molekul air yang bersifat netral.
H+(aq) + OH-(aq) -> H20 (l)
Jika kalian minum es soda gembira, atau ketika kalian menggosok gigi dengan pasta gigi (odol), apakah yang kalian rasakan? Terasa pahit bukan? Jika ditinjau dari segi rasa, maka basa mempunyai rasa seperti rasa yang kalian rasakan saat meminum es soda gembira ataupun saat menggosok gigi. Namun sebagaimana asam janganlah kalian membedakan basa dengan cara dicicipi, karena beberapa basa berbahaya jika masuk ke dalam mulut atau tertelan.

4. Garam

Apakah garam itu? Reaksi antara asam dengan basa akan menghasilkan senyawa baru air dan garam. Reaksi asam dan basa ini disebut juga sebagai reaksi penetralan, karena menghasilkan garam dan air yang bersifat netral. Jadi garam merupakan zat hasil dari reaksi asam dan basa.
Contoh: HCI(a<7) + NaOH(a<7) -» NaCI(l) + H20(l) :
(asam)           (basa)                   (garam)   (air)
Beberapa contoh garam yang sering kalian temukan di sekitar sebagai berikut.
  1. Garam dapur (NaCI),
  2. Soda kue (NaHC03),
  3. Batu kapur (CaC03),
  4. Garam Inggris (MgSOJ merupakan garam yang dipakai sebagai obat pencahar.
Pernahkan kalian sakit lambung (maag)? Maag disebabkan sering telat makan. Hal ini membuat keluarnya asam lambung yang berupa asam klorida yang berlebihan.
Asam lambung bertugas menguraikan zat-zat makanan sehingga mudah dicerna oleh alat pencernaan kalian. Oleh karena itu, apabila dalam perut tidak ada makanan maka asam lambung menjadi berlebihan dan menyerang dinding usus, sehingga perut terasa sakit.
Biasanya obat yang dapat mengurangi nyeri lambung mengandung basa Mg(OH)r Dengan demikian kelebihan asam lambung (HCI) dapat dikurangi karena asam bereaksi dengan basa menjadi garam dan air.

B. Sifat Asam, Basa, dan Garam

info : Garam dapur yang kita makan sehari-hari mengandung banyak manfaat antara lain membantu gerak saraf, menggerakkan otot, dan menjaga kesetimbangan cairan tubuh. Namun apabila konsumsi garam berlebihan akan menyebabkan beberapa masalah kesehatan antara lain tekanan darah tinggi, stroke, dan serangan jantung. Oleh karena itu, disarankan agar konsumsi garam tidak lebih dari 6 gram per hari.
Selain berasa masam, senyawa asam bersifat korosif, artinya dapat merusak, terutama benda-benda dari logam dan marmer. Untuk itu bila kendaraan bermotor kalian kehujanan, maka segeralah dicuci dengan airsumur, ledeng agar tidak segera berkarat. Sebagian besar asam dapat bereaksi dengan logam menghasil­kan gas (H2) dan reaksinya dengan marmer menghasilkan gas karbon dioksida (C02).
Adapun basa bersifat kaustik, artinya dapat merusak kulit kita. Sabun mandi dan sabun cuci merupakan senyawa basa. Sabun terbuat dari natrium hidroksida (NaOH) atau kalium hidroksida (KOH) dengan lemak atau minyak kelapa. Sabun dapat membersihkan kotoran dengan menurunkan tegangan air sehingga air sabun mudah melarutkan kotoran yang menempel. Apabila sabun tersebut digunakan terlalu lama dapat merusak kulit (kering). Sifat basa yang lain adalah terasa licin di kulit (membentuk sabun). Garam bersifat netral yang tidak menunjukkan sifat asam maupun basa.

 C. Identifikasi Sifat-sifat Asam, Basa, dan Garam

Untuk mengidentifikasi suatu zat apakah tergolong asam, basa, atau garam, dapat dilakukan dengan cara dirasakan, namun bagaimanakah jika zat itu beracun atau berbahaya? Untuk mengidentifikasi zat, para ahli kimia sudah sejak lama menggunakan zat warna yang disebut lakmus, yang berasal dari spesies lumut kerak (Rocella tinctoria). Keunggulan dari lakmus ini adalah karena perubahan warnanya sangat jelas terlihat. Selain itu lakmus sukar teroksidasi oleh oksigen (02) di udara sehingga dapat disimpan lama serta lakmus mudah diserap oleh kertas, sehingga dapat disediakan dalam bentuk kertas lakmus.
Selain menggunakan lakmus, kita juga bisa menggunakan zat indikator, yaitu zat yang berubah warnanya jika bertemu dengan asam atau basa. Berikut beberapa indikator yang sering dipakai di laboratorium.
Tabel 3.1 Indikator yang Sering Dipakai di Laboratorium
Warna dalam Asam Warna dalam Basa
Lakmus merah biru
Fenolftalein (pp) tak berwarna merah
Metil merah (mo) merah kuning
Bromotimol biru kuning biru
Kuning metil merah kuning
Dinitrofenol tak berwarna kuning
Metil jingga merah kuning
Trinitrobenzena tak berwarna jingga 

D. Skala Keasaman dan Kebasaan

Seperti yang telah diuraikan di muka, setiap zat mempunyai kekuatan keasaman ataupun kebasaan atau disebut sebagai derajat/skala keasaman ataupun kebasaan. Jika pada pelajaran di depan masih digunakan kertas lakmus, saat ini di laboratorium sekolah dan universitas sudah digunakan alat canggih dengan teknologi digital untuk menentukan skala keasaman ataupun kebasaan suatu zat, yaitu dengan pH meter. Istilah pH pertama kali diperkenalkan oleh Soren Sorensen, seorang ahli biokimia berkebangsaan Denmark. pH meter merupakan alat yang digunakan untuk mengukur pH asam, basa, atau garam dengan tepat. pH {potenz of hydrogen) merupakan satuan skala dari larutan dengan konsentrasi rendah. Skor pH larutan berkisar antara

Gambar 3.4 Alat pH meter
Sum ben Dok. Penerbit
Adapun indikator asam basa seperti lakmus, fenolflatein, metil merah, bromtimol biru, dan metil jingga tidak dapat menentukan nilai pH suatu larutan secara pasti. Sebaliknya pH meter dapat menampilkan nilai pH suatu larutan di layarnya. Cara menggunakan pH meter dengan mencelupkan elektrodanya ke dalam larutan yang diukur pH-nya (Gambar 3.4). Seperti telah kalian ketahui bahwa air merupakan zat yang bersifat netral. Oleh karena sifatnya yang sangat universal dan netral ini, maka air merupakan standar yang dijadikan acuan untuk pH netral suatu zat. pH air ditetapkan sebesar 7.
Gambar 3.5 Indikator asam basa Sumber: Dok. Penerbit
Dengan mengetahui nilai pH, maka keasaman dan kebasaan suatu larutan dapat diketahui. Semakin kecil angka pH, maka larutan semakin bersifat asam. Sebaliknya, semakin besar angka pH suatu larutan, maka larutan tersebut semakin bersifat basa. Oleh karena air netral, mempunyai pH = 7, maka dapat dikatakan bahwa larutan bersifat asam jika pH larutan kurang dari tujuh. Sebaliknya larutan bersifat basa jika pH larutan lebih besar dari angka 7.
Suatu indikator yang dapat membedakan skala pH mulai dari 0 sampai skala pH = 14 dinamakan sebagai indikator universal. Indikator universal dibuat dari campuran berbagai indikator asam-basa.
Gambar 3.6 Pengukuran pH dengan indikator universal Sumber: Ensiklopedi Sains dan Kehidupan
Dengan memakai indikator universal akan dapat diperkirakan skala pH dari suatu larutan, yaitu dengan cara membandingkan warna yang dihasilkan oleh indikator universal akibat ditetesi dengan larutan yang diuji dengan warna standar sesuai dengan kalibrasi yang telah dilakukan. Biasanya warna indikator pada skala pH telah tercantum pada kertas indikator universal tersebut.

E. Rangkuman

  1. Asam adalah senyawa yang dalam air dapat melepaskan ion hidrogen (H+). Contoh: asam sulfit, asam sulfat, dan asam nitrat.
  2. Basa merupakan zat yang dapat melepaskan ion OH’ dalam air. Contoh: NaOH, KOH, dan Mg(OH)2
  3. Garam merupakan zat hasil dari reaksi asam dan basa. Contoh NaCI dan CaC03.
  4. Identifikasi asam, basa, dan garam menggunakan indikator seperti kertas lakmus dan fenolftalein serta indikator alami.
  5. Skala keasaman dan kebasaan dapat ditentukan dari nilai pH. Asam memiliki nilai pH <7 sedangkan basa mempunyai nilai pH >7.
  6. Nilai pH dapat ditentukan dengan kertas indikator universal dan pH meter

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

masa pra aksara

Masa Pra Aksara di Indonesia



A. Pengertian Masa Pra Aksara
Pra Aksara atau Pra Sejarah atau Nirleka ( nir : tidak ada, leka : tulisan ). adalah istilah yang digunakan untuk merujuk kepada masa di mana catatan sejarah yang tertulis belum tersedia, dengan kata lain Masa Pra aksara berarti jaman sebelum  ditemuklan tertulis /jaman sebelum manusia mengenal tulisan.Masa berakhirnya jaman pra aksara tidak sama di masing masing wilayah, misalnya di Mesir Kuno 3000 tahun sebelum masehi sudah ditemukan peninggalan tertulis berupa huruf hierogliph, sedangkan di Indonesia peninggalan tertulis tertua yang ditemukan adlah prasasti yupa peninggalan kerajaan Hindu Kutai pada abad ke 5 atau sekitar tahun 400 an Masehi.
Denagn tidak adanya peninggalan tertulis, maka sumber untuk mengungkap keberadaannya berupa peninggalan – peninggalan antara lain fosil, artefak. 
  1. Fosil, merupakan sisa sisa makhluk hidup yang telah membatu karena tertimbun dalam tanah selama berjuta tahun. Fosil bisa berupa kerangka manusia, hewan ataupun tumbuh tumbuhan.
  2. Artefak, merupakan benda benda perlengkapan hidup manusia purba yang masih tersisa, seperti : dolmen, kjoken modinger, kapak perunggu, kapak batu dll
 
Kurun waktu berlangsungnya sangat lama yaitu sejak manusia belum mengenal tulisan sampai mengenal tulisan. hal ini untuk mesing – masing bangsa tidak sama untuk bangsa indonesia jaman pra aksara berakhir sekitar tahun 400 masehi atau abad ke 5.
Pembabakan / periodisasi masa pra aksara meliputi :
1.     Berdasarkan ilmu Geologi meliputi :
1.      Jaman Arkeozoikum ( ± 2500 juta tahun yang lalu )
2.      Jaman Paleozoikum ( ± 340 juta tahun )
3.      Jaman Mesozoikum ( 251 – 65 juta tahun )
4.      Jaman Neozoikum ( 60 juta tahun )
2.     Berdasarkan teknologi yang di hasilkan meliputi :
a.      Jaman Batu yang terbagi menjadi :
1.     Jaman Batu Tua ( paleolithikum )
2.     Jaman Batu Madya ( Mesolithikum )
3.     Jaman Batu Baru ( Neolithikum )
4.     Jaman Batu Besar ( Megalithikum )
b.     Jaman Logam yang terbagi menjadi :
1.     Jaman Perunggu
2.     Jaman Tembaga
3.     Jaman Besi
B. Jenis – Jenis Manusia Indonesia Yang Hidup Pada Masa Pra Aksara
1.    Megantropus paleojavanicus
diketemukan didaerah sangiran solo oleh Von Konigswald tahun 1936.
2.    Pithekantropus Mojokertensis
Ditemukan di daerah perning Mojokerto oleh Cokro Handoyo tahun 1936.
3.    Pithekantropus Erectus
Ditemukan didaerah Trinil lembah Bengawan Solo Ngawi oleh Eugine Duboise tahu 1890.
4.    Homo Soloensis
ditemukan di lembah Bengawan Solo di Ngandong oleh Ter Haar dan Ir. Openoreth tahun 1931 – 1934.
5.    Homo Wajakensis
Ditemukan di daerah Wajak Tulungagung oleh Van Reischoten tahun 1889.
Ciri – ciri Manusia Pra Aksara :
Meganthropus Palaeo Jaavanicus
Pithe Canthropus Erectus
Homo
-       Berbadan tegap dengan tonjolan di belakang kepala
-       Bertulang pipi tebal
-       Tidak berdagu
-       Gigi dan rahang besar dan kuat
-      Tinggi tubuhnya 165 – 180 cm
-      Berbadan tegap
-      Hidung lebar tidak berdagu
-      Volumea otak antara 750 cc – 1300 cc
-     Tinggi tubuh sekitar 130 – 210 cm
-     Otot kenyal, gigi dan rahang sudah menyusut
-     sudah merdagu
-     Volume otak 1000 – 1300 cc

Catatan :
  1. di Indonesia ditemukan fosil manusia purba terbanyak di dunia ini dan fosil manusia purba tertua juga ditemukan di Indonesia yang ditemukan di sekitar lembah bengawan Solo kabupaten Sragen. Sragen telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai "World Heritage" atau Warisan Dunia.
  2. Indonesia merupakan surga bagi penelitian kehidupan manusia purba, karena fosil yang ditemukan di Indonesia paling banyak jenisnya.
C. Perkembangan corak kehidupan dan peralatan yang digunakan manusia purba dibagi menjadi 4 tahap :
1.    Masa berburu dan mengumpulkan makanan tingkat sederhana
corak kehidupan :
·           Nomaden ( berpindah – pindah )
·           Kebutuhan hidup tergantung pada alam
Peralatan yang digunakan :
·           Kapak berimbas
·           Kapak penetak
·           Kapak genggam
2.    Masa Berburu dan mengumpulkan makanan tingkat lanjutan
Corak kehidupan :
·           Bertempat tinggal di gua – gua ( setengah menetap )
·           Sudah mengenal api
·           Sudah mengenal bertanam sederhana
Peralataan yang digunakan :
·           Kapak berimbas
·           Kapak penetak
·           Kapak genggam
·           Peralatan serpih
·           Peralatan dari tulang
3.    Masa bercocok tanam
Ø  Sudah mampu mengatur dan memanfaatkan sumber daya alam
Ø  Sudah mampu menghasilkan makanan sendiri
Ø  Sudah mulai hidup menetapSudah mengenal sistem gotong royong
Peralatan yang digunakan :
Beliung : Kapak batu, mata anak panah, mata tombak, gerabah
Beliung persegi > batu yang sudah dihaluskan pada sisi - sisinya
4.    Masa Perundagian
Corak kehidupan pada masa perundagian
Ø  Manusia terbagi dalam kelompok – kelompok yang memiliki ketrampilan
Ø  Manusia membangun tempat pemujaan dari batu – batu besar.
Peralatan yang digunakan :
Ø  Kapak perunggu ( kapak corong, kapak sepatu ), nekara, moko, peralatan upacara manik – manik dll.
D. Sistem Kepercayaan dan Peninggalan – Peninggalan kebudayaan pada masa perundagian :
1.      Sistem kepercayaan a.l.
·      Anismisme
Yaitu kepercayaan kepada nenek moyang terhadap roh ( jiwa ) nenek moyang yaang telah meninggal dan masih berpengaruh terhadap kehidupan di dunia.
·      Dinamisme
Yaitu paham kepercayaan terhadap benda – benda yang dianggap memiliki kekuatan gaib
·      Totemisme
Yaitu paham kepercayaaan yang menganggap suci / memiliki kekuatan supranatural roh binatang tertentu seperti harimau, sapi, ular, dan kucing.
·      Shamamisme
Yaitu paham pemujaan terhadap pelaksana upacara ritual, misal dukun / kepala suku
2.     Bentuk bangunan masa perundagian
·      Menhir
Yaitu tiang batu sebagai tugu peringatan kepada arwah nenek moyang
·      Dolmen
Yaitu meja batu tempat meletakkan sesaji
·      Peti kubur batu
Yaitu Lempengan batu besar berbentuk kotak persegi panjang sebagai peti jenasah
·      Sarkofagus
Yaitu Bangunan batu besar berbentuk seperti mangkuk sepasang sebagai peti jenasah
·      Patung nenek moyang
yaitu bangunan berbentuk arca bagian kepala sebagai lambang nenek moyang
·      Punden berundah
Yaitu Susunan batu bertingkat menyerupai candi sebagai upacara pemujaan
·      Waruga
yaitu Peti kubur batu berukuran kecil berbentuk kubus dan memiliki tutup dari lempengan batu lebar
E. Persebaran Nenek Moyang Bangsa Indonesia
Penduduk yang berasal dari daratan Asia terutama dari Yunan atau lembah sungai Nekong ( cina ) dan lembah sungai Salwen ( India ) inilah yang di sebut sebagai asal mula nenek moyang Bangsa Indonesia.
Nenek moyang bangsa Indonesia yang menetap di  Nusantara disebut suku bangsa Melayu Indonesia dari rumpun bagsa Indonesia, kemudian berdasarkan proses menetapnya dibedakan menjadi dua yaitu bangsa melayu Tua ( proto melayu ) dan bangsa melayu muda ( deutro melayu ).

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments